Tsunami

April 5, 2010 pukul 15:05 | Ditulis dalam ILMU | Tinggalkan komentar

Bagaimana Tsunami itu merambat ? Tsunami merambat karena adanya grafitasi dari tubuh air yang terangkat. Tubuh air yang terangkat ini seolah jatuh mengikuti gravitasi.

Gelombang akibat angin seringkali memiliki kecepatan merambat sangat rendah dan panjang gelombang hanya 10 meter. Ditengah samodera gelombang tsunami sangat pendek, hanya 1-3 feet atau sekitar satu meter saja, dengan panjang gelombang hingga 1 kilometer lebih.
Ketika sampai di dekat pantai gelombangnya meninggi hingga 30 meter  !!

Jadi gelombang ini sebenarnya bukan merambat tetapi berlari kencang sekencang pesawat jet. Di laut lepas kecepatannya berkisar antara 500 -600 mph (800 -1000 km perjam).

Bagaimana Ketinggiannya ?

Ketinggian gelombang tsunami sangat tergantung dari tingginya dislokasi akibat gempa. Untuk gempa Chile yang berkekuatan M8.8 ini diperkirakan ketinggian saat melaju hanya sekitar satu meter. Namun ketika sampai dipantai ketinggiannya bisa mencapai tiga kali lipat.

Sesampainya dipantai gelombang tsunami dan gelombang angin laut biasa dapat dikenali seperti dibawah ini :

Perbedaan Gelombang Tsunami dan Gelombang biasa
Untuk sementara ketika ada warning tsunami sedang menuju pantai dari tempat lain. Hindari laut dalam hari itu. Karena gelombang tsunami yang datang pertama seringkali diikuti gelombang tsunami yang lebih besar berikutnya.
Referensi : Dongeng Geologi

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: